Teknik Menulis Berita Opini
Berita opini (opinion
news) adalah berita yang berisi pendapat atau gagasan seseorang –biasanya para
pakar, cendekiawan, ahli, atau pejabat– mengenai suatu masalah atau peristiwa. Jadi, ringkasnya, berita opini
itu memberitakan opini narasumber.
Berikut ini rumus atau “format dasar” penulisan lead atau teras berita opini:
Contoh 1:Da’i kondang asal Bandung Ust. Romail Tiyya (WHO) mengajak umat Islam saling tolong dalam kebaikan, kebenaran, dan kesabaran sebagaimana diperintahkan Al-Quran (said WHAT). Ajakan itu dikemukakannya saat memberikan taushiyah dalam Tablig Akbar yang diselenggarakan Dompet Dhuafa Hong Kong di Tenda Putih Victoria Park Hong Kong (WHERE), Ahad (12/12) (WHEN).
Menurut Ust. Romail, saling tolong merupakan manifestasi keimanan dan keislaman seseorang. “Umat Islam itu bersaudara hingga wajib hukumnya saling tolong,” ujarnya (WHY) di depan ribuan orang yang memadati Tenda Putih Victoria Park di tengah cuaca dingin (HOW).
Dikatakannya, ….. “….,” ujarnya.
Ia menambahkan, ….. “…..,” katanya.
Contoh 2:
Umat Islam harus saling tolong dalam dalam kebaikan, kebenaran, dan kesabaran sebagaimana diperintahkan Al-Quran (WHAT). Hal itu dikemukakan Da’i kondang asal Bandung Ust. Romail Tiyya (WHO) saat memberikan taushiyah dalam Tablig Akbar yang diselenggarakan Dompet Dhuafa Hong Kong di Tenda Putih Victoria Park Hong Kong (WHERE), Ahad (12/12) (WHEN).
Menurut Ust. Romail, saling tolong merupakan manifestasi keimanan dan keislaman seseorang. “Umat Islam itu bersaudara hingga wajib hukumnya saling tolong,” ujarnya (WHY) di depan ribuan orang yang memadati Tenda Putih Victoria Park di tengah cuaca dingin (HOW).
Dikatakannya, ….. “….,” ujarnya.
Ia menambahkan, ….. “…..,” katanya.
Mudah ‘kan? Ayo, coba!
Liput deh tuh ceramah ustadz atau khotbah Jumat, misalnya. Selamat mencoba.
Sumber: ASM. Romli, Lincah Menulis Pandai Bicara. Nuansa Bandung, 2003
Sumber: ASM. Romli, Lincah Menulis Pandai Bicara. Nuansa Bandung, 2003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar